SURABAYA (Lentera) – Ribuan pelajar dan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur unjuk kemampuan dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Forum Baris Indonesia (Forbasi) 2026 di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag).
Ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan kedisiplinan, kerja sama, dan karakter generasi muda melalui olahraga baris-berbaris.
Kejurda yang digelar melalui kolaborasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Forbasi Jawa Timur, dan Untag Surabaya tersebut diikuti sekitar 4.000 peserta dari 248 tim yang berasal dari 22 kabupaten/kota di Jawa Timur. Pertandingan berlangsung di Student Entrepreneurship Center dan pelataran Gedung Fakultas Kedokteran Untag Surabaya.
Sejumlah kategori yang diperlombakan meliputi Lomba Olahraga Baris Berbaris (LOBB) U-12, U-15, dan U-19; Variasi dan Formasi Musik (Varformus) U-15 dan U-19; Regu Kibar Bendera (Rukibra) U-19; serta Bintang Baris.
Rektor Untag Surabaya Dr. Harjo Seputro, S.T., M.T., mengatakan olahraga baris-berbaris memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi fisik. Kegiatan ini juga melatih kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, dan ketekunan yang penting dalam pembentukan karakter generasi muda.
“Lomba baris-berbaris ini bukan hanya kompetisi fisik, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai luhur, seperti disiplin, kerja sama yang solid, sportivitas, serta ketekunan. Nilai-nilai inilah yang selalu kami tanamkan kepada mahasiswa Untag Surabaya sebagai bagian dari pembentukan karakter,” ungkapnya dikutip Senin (12/10/2026).
Harjo berharap para peserta memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun hubungan antarpeserta dari berbagai daerah.
“Kejurda ini merupakan panggung kalian. Jadikan ajang ini untuk menunjukkan kemampuan, meraih prestasi setinggi-tingginya, dan yang tidak kalah penting, mempererat tali persaudaraan antarpeserta se-Jawa Timur,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dispora Provinsi Jawa Timur Dr. Muhammad Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., CIPA, menilai Kejurda Forbasi 2026 dapat menjadi sarana menanamkan nilai Pancasila dan memperkuat persatuan di kalangan generasi muda.
Ia berharap kejuaraan tersebut tidak hanya menghasilkan peserta berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Saya berharap kejuaraan ini tidak hanya melahirkan generasi muda yang berprestasi, tetapi juga membentuk karakter yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.
Ketua Forbasi Jawa Timur R.B. Adityanto Indratama, A.Md.Ak., S.M., menyampaikan kejuaraan tahun ini mengusung tema “Bergerak Menuju Jawa Timur Hebat” dengan semangat “Tegak, Bergerak, Berdampak”.
"Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya membina generasi muda melalui penanaman kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, dan nasionalisme, khususnya di kalangan pelajar," tutunya.
Salah satu peserta yang berhasil meraih prestasi adalah Revalia Pratama dari SMP Negeri 1 Pati, Jember, yang meraih Juara Utama 1 pada kategori Rukibra U-15. Ia mengaku senang dan terharu karena kerja keras selama persiapan membuahkan hasil dalam kejuaraan tersebut.
“Saya merasa senang dan terharu karena kerja keras dan pengorbanan selama ini akhirnya terbayar tuntas. Terima kasih juga kepada Forbasi sebagai penyelenggara dan Untag Surabaya atas fasilitas yang sangat baik sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan nyaman,” katanya.
Selain pertandingan, kegiatan juga diramaikan bazar makanan dan minuman, Expo Pendidikan Untag Surabaya, serta penampilan musik dari DJ QQS X Donna dan GAD Coustic.
Melalui kejuaraan ini, penyelenggara berharap pembinaan olahraga baris-berbaris di Jawa Timur semakin berkembang, sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, membangun sportivitas, dan memperluas persaudaraan lintas daerah. (*)
Reporter: Amanah
Editor: Lutfiyu Handi



.jpg)

Post a comment