12 October 2026

Get In Touch

Musran PDIP Dapil 3, Kader Diingatkan Jaga Kepercayaan Rakyat

Musyawarah Ranting (Musran) PDIP Surabaya Daerah Pemilihan (Dapil) 3.
Musyawarah Ranting (Musran) PDIP Surabaya Daerah Pemilihan (Dapil) 3.

SURABAYA (Lentera) – Perilaku kader di tingkat akar rumput ikut menentukan kepercayaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan. Karena itu, kader diminta tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga hadir mendengar keluhan dan membantu menyelesaikan persoalan warga.

Pesan tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armudji atau Cak Ji saat membuka Musyawarah Ranting (Musran) PDIP Surabaya Daerah Pemilihan (Dapil) 3 di Hotel Narita, Minggu (11/10/2026) malam.

Ia mengingatkan calon pengurus ranting agar menjadikan kepentingan masyarakat sebagai bagian utama dari kerja politik. “Turun ke bawah, kita mendengar, kita melihat, kita membantu. Itulah yang diharapkan oleh Ibu Ketua Umum,” ujar Cak Ji dikutip Senin (12/10/2026).

Menurutnya, kader partai, termasuk mereka yang menduduki jabatan publik, harus menyadari bahwa perilakunya turut memengaruhi citra organisasi. Kepedulian terhadap persoalan sosial, pendidikan, dan kebutuhan warga tidak cukup disampaikan melalui janji, tetapi perlu dibuktikan dengan tindakan nyata.

“Kalau kita berbuat baik, tanggapan pasti baik. Kalau kita berbuat tidak baik, maka akan menjadi cemoohan bagi masyarakat Kota Surabaya. Salah sedikit, yang menjadi taruhan adalah PDI Perjuangan,” tuturnya.

Cak Ji juga mendorong kader memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan informasi mengenai kegiatan dan pendampingan masyarakat. Namun, ia menekankan publikasi harus sejalan dengan kerja nyata, bukan sekadar menampilkan aktivitas partai.

Selain itu, konsolidasi organisasi perlu diikuti dengan penguatan komunikasi antara pengurus ranting, pengurus anak cabang (PAC), dan masyarakat di wilayah masing-masing. 

"Dengan demikian, struktur partai di tingkat bawah dapat menjadi saluran untuk menyerap aspirasi sekaligus membantu mencari solusi atas persoalan warga," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Yordan M. Bataragoa yang hadir dalam Musran tersebut juga menekankan pentingnya kedekatan kader dengan masyarakat.

“Pada intinya, kalau mau menang, kita harus turun ke bawah, harus mendekati masyarakat,” ujar Yordan.

Ia turut menyoroti peran media sosial sebagai sarana komunikasi politik yang dapat memperluas jangkauan informasi kegiatan partai. Meski demikian, komunikasi secara langsung dengan masyarakat tetap menjadi hal penting untuk membangun kedekatan dan kepercayaan.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya yang juga Ketua DPRD Surabaya, Saifuddin Zuhri, mengingatkan kader agar tidak melupakan proses panjang dalam organisasi. Politisi yang akrab disapa Ipuk itu menyebut ranting sebagai salah satu titik awal perjalanan kader sebelum menempuh jenjang organisasi yang lebih tinggi.

“Musyawarah ranting selalu menjadi awal perjuangan para kader dalam berproses. Dari ranting hingga ke cabang, bahkan paling tinggi sampai ke pusat. Itulah namanya proses,” tegasnya.

Menurut Ipuk, proses tersebut semestinya membentuk kader yang militan, memahami nilai perjuangan partai, dan tetap mengingat akar tempat mereka bertumbuh.

Ia juga menegaskan masyarakat dapat menilai kader dari kehadiran dan keberpihakan mereka dalam kehidupan sehari-hari. “Rakyat tahu mana yang selalu ada untuk mendampingi, memperjuangkan, dan membela haknya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Amanah
Editor: Lutfiyu Handi

Share:

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lentera.co.
Lentera.co.