PALEMBANG (Lentera) - Sebanyak 15 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, tergangung akibat jarak pandangan yang terbatas pada Sabtu (10/10/2026). Data operasional bandara menunjukkan, 15 penerbangan yang terdampak terdiri dari tujuh penerbangan keberangkatan dan delapan penerbangan kedatangan.
General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang Ahmad Syaugi Shahab mengatakan, berdasarkan pembaruan informasi hingga pukul 12.30 WIB, jarak pandang di bandara tercatat hanya 500 meter.
Pihak pengelola Bandara SMB II Palembang terus memantau perubahan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara untuk mendukung keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan.
"Kami terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan jarak pandang di sekitar bandara serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan," katanya melansir Kompas.com.
Kondisi jarak pandangan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini juga bedampak pada pengguna jalan sehingga harus ekstra hati-hati dan menghidupkan lampu kendaraan. Bahkan, melansir CNNIndonesia, jarak pandang hanya sekitar 20 meter. Tak hanya jarak pandang, udara berbau asap juga mengganggu pernapasan dan membuat mata pedih serta tenggorokan kering.
Menurut salah satu warga, Nora, kabut asap yang terjadi dua bulan lebih di kota Palembang ini semakin parah. Nora berharap pemerintah cepat menangani karhutla sebab dikatakan sudah banyak warga yang mengalami penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan lainnya.
"Terganggu, tapi bagaimana kita kan ingin sehat, terasa di hidung, mata pedih, lebih parah hari ini. Harapan kepada pemerintah harus cepat penanganan jangan lambat karena sudah banyak korban terkena penyakit ISPA," katanya.
Karhutla masih terus terjadi di Sumatera Selatan dan menyelimuti Palembang dengan lapisan udara tidak sehat. Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat 17.434 kasus ISPA selama September yang didorong Karhutla. (*)
Editor: Lutfiyu Handi




.jpg)

Post a comment